Selasa, 04 Januari 2011

Positive Attitude Vs Negative Attitude (Lesson Learned for Life)


Tulisan saya kali ini terinspirasi oleh Dosen saya sewaktu kuliah pascasarjana di MTI-UI  dimana beliau juga yang menjadi pembimbing Karya Akhir (Tesis) mengenai Strategic Planning for Information System, yaitu Pa Riri Satria. Di dalam tulisan Jendela – Blog Riri Satria mengenai MENGAPA ORANG GAGAL DALAM PEKERJAANNYA?, beliau mengambil beberapa kesimpulan dari buku Jeffrey Gitomer’s Little Gold Book of YES!Attitude. 
  1. Berdasarkan data statistik dari beberapa negara yang melakukan penelitian, bahwa persentase mengapa orang banyak yang gagal dalam pekerjaannya disebabkan beberapa hal berikut :
    • 20% improper training, poor job skills.
    • 15% poor verbal and written communications skills.
    • 15% poor or problematic boss or management.
    • 50% negative attitude.
  2. Cara berkomunikasi yang efektif di dalam lingkungan pekerjaan, mempengaruhi kesuksesan anda. Berikut ini beberapa faktor penting dalam berkomunikasi :
    • 30% your ability to listen.
    • 20% your ability to respond.
    • 50% your attitude. <-- hampir separuh dari kesuksesan anda ditentukan oleh attitude anda
Dari kedua poin diatas, dapat kita lihat bahwa sumber kegagalan tersebut sebagian besar berada pada masalah ATTITUDE. Mengapa attitude???? Sampai seorang motivational speaker seperti Jeff Keller berkata "Attitude is your window to the world" (attitude adalah jendela Anda terhadap Dunia). Jendela tersebut harus kita pertanggung jawabkan, apakah akan kita kotori (negative attitude) atau tetap kita jaga bersih (positive attitude). Anda sendiri yang menentukan.

Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi dalam buku mereka Fight Like A Tiger Win Like A Champion membahas secara detail mengenai attitude ini. Lalu apa yang dimaksud dengan  Positive Attitude dan Negative Attitude??? Pada buku motivasi tersebut diilustrasikan melalui beberapa pernyataan.

Mereka dengan attitude negatif berfikir, "Saya tidak bisa"
Mereka dengan attitude positif berfikir, "Saya pasti bisa"

Mereka dengan attitude negatif berkata, "Mungkin ada jalan keluar, tetapi terlalu sulit"
Mereka dengan attitude positif berkata, "Hal ini mungkin sulit, tetapi pasti ada jalan keluar"

Mereka dengan attitude negatif selalu pasrah dengan keadaan, sementara
Mereka dengan attitude positif selalu mengambil tindakan

Mereka dengan attitude negatif selalu melihat keterbatasan-keterbatasan, sedangkan
Mereka dengan attitude positif selalu melihat kemungkinan-kemungkinan.

(Sumber : boldexec.com)
Dari beberapa pernyataan diatas, dapat kita lihat perbedaan antara Positive Attitude dengan Negative Attitude. Maka bagaimanakah dengan cara berfikir, cara berkata, atau pandangan hidup anda saat ini??? Profesor Psikologi terapan dari Harvard University, William James menyatakan "Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah kesimpulan bahwa manusia dapat mengubah hidupnya dengan cara mengubah cara pikirnya". Ataupun jika menurut sudut pandang  Islam,"...Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..." [Q.S. ar-Ra'd 13:11].

Jadi, apakah anda seorang lulusan S1, S2, S3, atau bahkan anda seorang Profesor sekalipun, jika  Jendela Anda dikotori dengan Attitude negatif, maka bersiaplah untuk menemui kegagalan demi kegagalan dibandingkan dengan seseorang yang memiliki Predikat sekolah SD, yang mencapai puncak kesuksesannya diusia muda karena memiliki Attitude Positif.

Dalam pengertian sebenarnya, Attitude tidaklah hanya berlaku untuk lingkungan pekerjaan saja tapi juga berpengaruh terhadap kesuksesan dalam lingkungan yang lebih sederhana, yaitu keluarga, pasangan, ataupun teman dan sahabat. Semoga bermanfaat dan menjadi Lesson Learned bagi pembaca terutama bagi saya sendiri.

Salam,
Bambang Warsuta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar